2009-12-15

Transformasi Psikis




Gambar-gambar diatas adalah gambar cover novel Kitten Heels, Ensiklopedia Cinta dan Kucing karangan Tita Rosianti. Novel ini mengisahkan tentang kehidupan Ketty Deriana, seorang wanita karir yang mandiri, cantik, namun belum juga menikah di usia yang hampir kepala 3. Bukannya dia cewek yang nggak laku atau apa, tapi Ketty adalah tipe pemilih. Walaupun begitu, dia udah punya gebetan di kantor dimana ia bekerja, bahkan Ketty menjulukinya DYSD, Dia Yang Sedap Dipandang. Ketty sangat benci dan alergi terhadap yang namanya kucing. Ya, makhluk berkaki empat dan berbulu itu tak pernah menunjukkan tanda-tanda persahabatan terhadap Ketty. Berbeda halnya dengan adiknya, Donna Katiana, dia adalah penggemar kucing. Bahkan ia memelihara kucing-kucing liar. Selain itu, Ketty dan Donna juga sangat berbeda dari segi fisik dan kebiasaan.

Pada suatu hari, Ketty yang makin sebal sama Donna, karena ulah kucing-kucing liarnya yang makin menjadi, membuat pikiran jahatnya muncul. Selama ini Ketty memang sebal dengan kucing peliharaan Donna, namun lebih dari itu, Donna adalah gadis yang sangat malas. Dia tak pernah serius dalam kuliahnya, di umurnya yang sudah 26 tahun dia belum menyelesaikan skripsinya, kadang hal itu membuat Ketty kasihan kepada Ayahnya yang bekerja mati-matian diluar kota demi membiayai kuliah Donna. Namun yang dibiayai bukannya semakin serius dalam kuliah malah lebih asyik main-main sama temennya dan menghamburkan uang. Ketty sendiri bukan tipe yang seperti itu, dia adalah gadis yang mandiri, dia sudah tidak tergantung pada orang tua, dia bisa membeli barang-barangnya sendiri dan Ketty bangga akan hal itu. Dan dari semua pikiran jahatnya terhadap Donna yang sebenarnya berawal dari ulah kucing Donna yang buang air di kesetan Ketty sampe 5 kali, Ketty mengadukan semua itu pada Bu Pipit. Dia mengadukan tragedi buang air sembarangan itu kepada Bu Pit dengan harapan Bu Pit membuang kucing-kucing liar itu. Sebelumnya Ketty memang sepakat tak mengadukan itu pada Bu Pit, tapi akhirnya dia berubah pikiran. Selain aduan tersebut, Ketty juga menambahkan kelakuan Donna yang nggak menyeriusi kuliahnya dengan bukti dia tidak lulus-lulus di usia 26 tahun. Ketty mendoktrin Bu Pit agar sepikiran dengannya.

Namun Ketty salah, semua aduannya pada Bu Pit malah membuat Donna mendeklarasikan pernyataan perang pada Ketty. Sesaat Ketty memang merasa bersalah, tapi dia tak punya waktu memikirkan hal itu. Yang ada di pikirannya adalah bisa menggantikan Kalin, sahabatnya, mendatangi private party tanpa ketauan Bu Pit. Dan diluar rencana, akhirnya Ketty masuk ke private party itu bersama sahabatnya DYSD, Ardi. Dalam bayangan Ketty, pasti didalam private party itu ada DYSD juga. Namun dia sangat kecewa, ternyata DYSD menggandeng cewek lain, bahkan dia mengantarkan cewek itu pulang. Ketty yang dilanda perasaan kecewa, marah, dan cemburu, langsung saja hilang kendali. Dia meminum alkohol sampai akhirnya dia mabuk berat dan mengakibatkan Ardi harus menemaninya pulang. Ketty yang mabuk, dengan egoisnya ingin menyetir mobilnya sendiri, namun akhirnya dia menabrak sesuatu, sesuatu yang misterius. Dan setelah itu Ardi yang menemaninya malah mendapat jackpot, Ketty muntah kemana-mana dan tak sadarkan diri setelahnya.

Bermula dari insiden itu, Ketty mulai menunjukkan keabnormalan sikapnya yang membuat orang-orang disekelilingnya bingung. Mulai dari kebiasaannya yang bisa tidur lebih dari 24 jam, mengantuk di kantor dan berakhir mencuri waktu kerja untuk tidur di atap. Tak hanya itu, Ketty yang awalnya seorang vegetarian, sekarang malah hobi memakan daging, dia juga menjadi takut air. Kalin menjadi semakin khawatir akan tingkah Ketty yang makin aneh, mulailah dia berspekulasi tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi pada Ketty. Mulai dari ditumpangi makhluk halus sampai hamil!

Bukannya Ketty tidak ambil pusing dengan perubahannya ini, sebenarnya dia sangat sedih karena DYSD jadi makin menjauhi dia. Malahan yang selalu setia disamping Ketty adalah Ardi. Bagaimana Ketty menghadapi semua ini? Apakah ia selamanya akan seperti itu dan tak pernah mendapatkan cintanya DYSD? Lalu bagaimana dengan Ardi yang ternyata secara diam-diam mencintai Ketty?
Sekilas novel ini memang kurang nyambung dengan judulnya yang kekucing-kucingan. Novel ini menceritakan kehidupan cinta seperti novel pada umumnya. Yang membuat novel ini berbeda adalah tokoh utamanya yang mengalami transformasi psikis seperti kucing. Namun bila anda sudah membaca buku ini, anda akan bisa menilai gaya bercerita Tita yang menarik dan kocak. Dia selalu menyelipkan humor-humor kecil di novel ini yang membuat kita tidak bosan untuk membacanya. Selain itu ada sesuatu yang benar-benar membuat novel ini berbeda sekaligus salah satu usaha untuk memperkuat kesinambungan judul dan isi novel. Tita selalu menyelipkan satu halaman khusus yang dinamai "Catsiklopedia" untuk memulai bab baru di Kitten Heels.

Catsiklopedia:
1.Region bagian otak kucing yang merangsang emosi, antara manusia dan kucing, ternyata identik. Bisa dikatakan bahwa otak seekor kucing lebih mirip dengan manusia, daripada seorang manusia dengan seekor anjing.
2.Kucing tidak secara alamiah dilahirkan menjadi pemburu, tapi ibu mereka yang mengajarkan cara berburu.
3.Selain hidung, kucing mempunyai indra penciuman lain, yaitu Organ Jacobson's.Letaknya di langit-langit mulut mereka.
4.Penciuman seekor kucing, 14 kali lebih tajam dibandingkan seorang manusia.
5.Anjing hanya memiliki sepuluh jenis vokalisasi suara berbeda yang bisa disuarakannya.Itu masih jauh kalah dibandingkan kucing yang bisa menciptakan sampai seratus jenis suara.
6.Seekor kucing akan menghabiskan 30% dari hidupnya hanya untuk membersihkan diri.
7.Telinga kucing bisa berotasi sampai 180 derajat untuk mendengar suara-suara yang ada di sekelilingnya.

No comments:

Post a Comment